Terima Kasih Pak!


Masih percaya kan banyak orang baik hati diluar sana? Kalau aku masih sangat percaya banyak orang baik diluar sana. Seperti kemarin saat pulang kantor tiba-tiba saja ban sepeda motorku kempes. Dan alhasil setelah kucek ternyata bocor sodara-sodara. Dengan kenekatan yang kulakukan, kunaiki saja motorku sampai di tukang tambal ban. Alhamdulillahnya tukang tambal bannya cukup dekat dengan kantor ku jadi bisa segera diperbaiki si ban yang bocor.

Saat sampai di tukang tambal ban, aku lalu bertanya ” Pak kalau tambal ban kena berapa ya?” Pak tukang tambal bannya bilang “Nanti dilihat dulu mba, berapa banyak lubang bocornya.” “Oh, iya pak” Kujawab dengan singkat. Tahukah kamu, kalau saat itu aku hanya membawa uang 10 ribu rupiah dan ban bocor, gimana dong bingungnya kalau harga tambal bannya lebih dari 10 ribu haha.

Dan berdoa semoga Allah mencukupkan uangku untuk membayar pak tukang tambal ban. Pak tukang tambal ban dengan terampil memperbaiki ban sepeda motorku yang bocor. Kutanya berapa banyak lubangnya ternyata hanya 1 saja dan karena kawat. Hadeh sungguh ini si kawat ngapain deh pake nyangkut dibanku segala haha. Dengan hati yang deg-degan mengenai biayanya berapa, kulihat pak tukang tambal ban tersebut masih menambal banku yang bocor. Sekitar 10 menit kumenunggu akhirnya alhamdulillah selesailah sudah banku sudah kembali seperti semula dan bisa digunakan untuk pulang. Sang hati semakin deg-degan saat menanyakan berapa pak? Dan pak tukang tambal bannya bilang 12 ribu mba. Jreengg uangku tak cukup dong, bingung seketika saat itu. Kubilanglah sama pak tukang tambal ban, pak uang saya hanya 10 ribu gimana pak? dan jawaban dari pak tukang tambal ban sungguh menenangkan hati. Beliau berkata sudah gapapa mba, seadanya saja yang penting motornya sudah bisa untuk jalan. Dan beliau masih menanyakan apakah aku dalam perjalanan berangkat kerja atau pulang segera kujawab pulang. Aku meminta maaf pada pak tukang tambal ban karena hanya bisa memberikan uang 10 ribu untuk biaya tambal bannya dan akan memberikan sisanya saat saya masuk kantor awal minggu ini. Dan beliau mengatakan lagi, sudah tidak apa-apa mba sudah, yang penting bisa jalan motornya.

Duh pak, saya terkaget-kaget lho alhamdulillah dipertemukan dengan orang baik yang bisa menerima uang saya yang hanya 10 ribu saja. Sambil lalu aku berdoa pada Allah, semoga Allah memberikan rejeki yang melimpah serta kesehatan untuk Pak Tukang Tambal Ban yang sudah membantuku kemarin. Semoga Allah memberikan yang terbaik untuk Pak Tukang Tambal Ban ya Aamiin Ya Robbal Alamin.

Cerita manis di bulan Ramadhan kali ini dibintangi oleh Pak Tukang Tambal Ban dan seorang perempuan yang pulang kerja. Sungguh cerita yang ingin saya bagikan karena nyatanya masih banyak orang yang baik hati dan dengan ikhlas menerima rejeki yang didapatkan. Dari cerita Pak Tukang Tambal Ban ini saya jadi belajar bahwa keikhlasan itu luar biasa. Dan Allah akan menunjukkan jalan yang terbaik nantinya. Terima kasih Ya Allah telah mempertemukan Pak Tukang Tambal Ban yang baik hati dan ikhlas. Terima kasih Pak!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.