Bersedih – Sedihlah Dahulu Berbahagialah Kemudian


Sebuah kisah akan memiliki sebuah akhir, akhir yang indah atau akhir yang menyakitkan. Ah ngomongin putus lagi ini ceritanya. Sebentar (nenanginhatibiarsetrong), baiklah saat putus cinta kebanyakan dari kita akan sedih sesedihsedihnya. Tentu saja lha tiba-tiba hidup harus berubah karena tak ada lagi dia yang mengisi relung hati kita bahkan hari-hari kita yang penuh tawa dengannya. Tiap hari bahkan isinya nangis doang, ya sedihlah pasti kalo putus. Gimana nggak sedih, kan perubahan akan terjadi pasti saat putus. Biasanya barengan sekarang sendirian, biasanya handphone bunyi terus karena ada chat atau telpon dari Dia eh sekarang sepi semenjak putus. Kehidupan berubah apalagi kalau sudah sama-sama cintanya dan sama-sama ingin melanjutkan ke jenjang pernikahan tapi ditengah jalan ada satu hal yang membuat keputusan kata putus terucap.

Source image By Pinterest

Sedih tentu, sakit pasti tapi selalu ada pelajaran yang hadir disetiap kejadian dalam hidup. Bahkan kadang kita akan bersyukur pada pengalaman dan kejadian yang telah kita alami. Semua kejadian dan pengalaman yang terjadi dalam hidup kita akan membuat kita lebih kuat dan itu pasti. Cepat atau lambat tangis akan berubah menjadi tawa ya walaupun semuanya juga butuh waktu. Tapi yang harus kita lakukan adalah menerima semua yang telah terjadi, mencoba untuk sabar serta mengikhlaskan semuanya bagaimanapun caranya dan kemudian kembali bangkit menjalani hidup yang masih indah.

Source image By Pinterest

Aku pun sama masih selalu cengeng kalo nginget semuanya tapi ya dinikmati aja, ditangisin aja biar lega daripada ditahan bakal bikin makin sakit dan kepikiran terus nanti. Hasrat ingin kembali bersamanya memang sangat besar tapi masih bisakah bersama? itu pertanyaan besar yang harus ada jawabannya karena semuanya tak semudah keliatannya. Tapi semua itu pilihan, mau kembali bersama dengan sang alumni hati atau mau memperbaiki diri kemudian berusaha untuk mendapatkan yang lebih baik semua itu pilihan yang bisa ditanyakan pada hati kita masing-masing.

Source image By Pinterest

Selama perjalanan memperbaiki diri kita harus lebih bahagia lho, susah sih memang nggak segampang berucap memang. Mencoba untuk bahagia itu susah-susah gampang, tergantung kitanya kan mau bahagia atau masih mau terus-terusan dalam kubangan sedih yang mungkin kita buat-buat sendiri. Sedih lalu tertawa itu sebuah proses, kata Ibuku istilahnya gini ya ada puasa pasti akan ada hari raya, setelah kesulitan yang menghadang pasti akan ada kebahagian akhirnya. Jadi anggap aja semuanya pelajaran berharga, kalau kita nggak jatuh dan nggak sedih nggak bakalan kita bisa belajar. Kalau mau bisa mengendarai sebuah sepeda ya pasti belajar naik sepeda dulu kan dengan usaha keras sering terjatuh yang pada akhirnya bisa juga mengendarai sebuah sepeda. Namanya juga kehidupan selalu ada pasang surutnya, yang harus kita tekankan adalah selalu bersyukur dengan semua yang telah terjadi dan selalu menomer satukan Allah dalam segala hal karena Allah Maha Segalanya. Kita mah cuman aktor atau aktris, Allah lah Sang Sutradara dalam kehidupan kita. Dan harus selalu yakin bahwa Allah akan memberikan yang terbaik yang kadang yang terbaik itu membuat kita kesakitan gulung-gulung tapi seiring berjalannya waktu pasti kita akan tahu maksud tersembunyi Allah memberikan hal yang tak kita inginkan atau sukai tapi Allah memberikannya.

Source image By Pinterest

Kita butuh peka dengan segala tanda yang sudah Allah berikan, ini nih yang susah karena kadang Allah sudah ngasih banyak tanda tapi kitanya aja yang ngga bisa peka dengan tanda-tanda yang diberikan. Fokus aja sama memperbaiki diri dan selalu mendekatkan diri pada Allah, terus berdoa pada Allah karena Allah pasti mendengar dan pasti akan mengabulkan. Yuk Bahagia! Thank You.

Advertisements

2 thoughts on “Bersedih – Sedihlah Dahulu Berbahagialah Kemudian

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s