You Just Want Attention


Melepaskan diri dari orang yang dulu pernah kita sayangi memang sangatlah susah. Menghilangkan dan mengubur semua rasa tentangnya membutuhkan kerja keras yang sangat ekstra. Setelah semua hubungan berakhir memang hanya rasa sakit dan penyesalan yang akan menghinggapi diri. Dan terkadang banyak juga sang alumni hati yang mencoba untuk mengusik rasa yang dulu pernah ada. Apalagi dianya tahu kalau kita amat sangat mencintainya tapi harus terpisahkan setelah ada kata putus terucap. Sang alumni hati kadang berusaha untuk menguji kita, dengan cara mengunjungi tempat yang akan kita kunjungi atau stalking apapun media sosial kita walaupun dianya duluan yang unfollow eh tiba-tiba datang lagi. Hal ini dilakukan hanya semata-mata untuk mencari perhatian kita, karena dia berpikir kita tak akan bisa hidup tanpanya.

Pernah juga terjadi padaku, sang alumni berusaha mengusikku lagi dengan menampakkan dirinya. Apa yang dia lakukan? dia hanya mencari perhatian dan berpikir aku tak bisa hidup tanpanya. Rasa untuknya sempat hadir walaupun sekelebat. Tapi setelah kupahami, sebenarnya dia tak menginginkanku, tak menginginkan hatiku (lagi) tapi dia hanya membutuhkan perhatian untuk mendukung teorinya kalau aku tak bisa hidup tanpanya. Aku memang tak bisa hidup tanpamu saat itu tapi itu dulu bukan kemarin ataupun sekarang. Dulu saat kau mencampakkanku sempat kuberpikir tak bisa hidup tanpamu. Tapi kusadari masih ada yang lebih menyayangiku dengan tulus melebihi kau. Alhamdulillah sangat bersyukur begitu banyak yang menyayangiku sehingga kekosonganmu bisa diisi dengan kebahagian lain yang sudah kudapatkan kembali setelah kau hancurkan hidupku dengan kata perpisahan itu. Aku tahu kau memang tak menginginkanku lagi dan aku pun tak menginginkanmu lagi bersamaku jadi hiduplah dengan jalanmu dan biarkan aku hidup dijalanku sendiri tanpa ada bayangan tentang kita. Pesonamu dan hadirmu memang sempat membuat hatiku berdegub kencang dan membuatku hatiku goyah saat itu , tapi kehadiranmu yang palsu itu meyakinkanku bahwa mengikhlaskanmu adalah satu-satunya jalan yang terbaik. Terima kasih.

You just want attention.

You don’t want my heart.

Maybe you just hate the thought of me with someone new.
Yeah, you just want attention.
I knew from the start.
You’re just making sure I’m never gettin’ over you.

Advertisements

One thought on “You Just Want Attention

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s