Marah itu Harusnya Ditahan atau Diluapkan saja sih?


Marah, pasti pernah merasakan marah kan? Kalau kalian marah biasanya gimana sih? Ditahan atau diluapkan saja? Kalau aku paling ngga bisa meluapkan kemarahan, selalu saja kutahan dan kupendam. Saat marah aku lebih baik diem tak bicara sepatah katapun sampai akhirnya aku lupa tentang hal atau orang yang membuatku marah. Kan ada ya yang marah langsung diluapkan dengan memaki bahkan dengan melemparkan barang berharga. Ada juga yang marah hanya dengan memaki yang membuat marah. Dan kata orang kalau ada orang marah tapi hanya diam itu malah lebih mengerikan daripada orang yang marahnya memaki bahkan sampai melempar barang berharga, apakah benar?

Sebaiknya gimana sih? Saat marah sedang melanda harusnya gimana? Ditahan aja ato harus diluapkan biar lega? Tapi jangan bilang lebih baik ga marah ya hihihi. Harusnya gimana sih menurut kalian? Kasih tau ya dalam comment. Terima kasih.

Advertisements

7 thoughts on “Marah itu Harusnya Ditahan atau Diluapkan saja sih?

  1. Waktu marah, ndak ada yang murni diam Kak, itu setahu saya. Ekspresinya berubah, pasti itu, dan itu bentuk lain dari peluapan 😃

    Beda kalau dia menahan: sama sekali tidak menampakkan perubahan apapun padahal dalam diri sedang bergolak 😃

  2. Bijak aj..
    Sederhana nya, marah saat yang tepat dengan kadar yang sesuai…
    Memendam amarah juga bisa nyakitin diri soalnya, jadi lepaskan aja, baru tenangkan lagi.. 😀

  3. Kalau ikuti saran Rasulullh yaitu “Jangan marah.” Karena orang yg tidak marah Akan masuk surga. Jadi mungkin lebih baik di tahan emosinya agar tidak menyakiti orang lain. Karena di saat kita melepaskan amarah, kita suka kehilangan kontrol dalam kelakuan apalagi sampai lempar2 barang. Pasti nyesal stlh itu. Menurutku menyakiti diri lebih mudah di tanggung dari pada menyakiti orang lain.
    Itu bukan berarti masalahnya dibiarkan begitu saja. Saya pribadi lebih milih diam, menjauhkan dari orang yg membuatku marah agar bisa tenang lagi. Stlh itu ku mencoba membahas masalah trsbt jika msh perlu tapi kadang ku sadar bahwa sebenarnya yg buat ku marah hanya sepele dan ga ada untung jg marah2 karena hal trsbt.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s