Diambil Tuhan atau Diambil Orang?


Diambil Tuhan atau diambil orang. Sebuah kalimat yang membuatku segera membuka blog dan menuliskan artikel ini. Saat kita menyayangi sesuatu atau seseorang kita taunya sayang aja ngga ingat kalau suatu saat cepat atau lambat semuanya akan pergi meninggalkan kita. Seperti sebuah kisah cinta misalnya, kita taunya sayang banget sama pasangan kita begitupun sebaliknya dengan pasangan kita yang menyayangi kita juga. Kadang kita menggenggam mereka sangat erat seakan akan tak ingin dilepaskan. Padahal kita tau genggaman itu akan terlepas juga. Begitu pula dengan menyayangi pasangan kita, kita tak pernah tau apakah dia akan selalu bersama kita atau malah bersama orang lain atau bahkan kembali pada Tuhan.

Diambil orang atau diambil Tuhan? Kita tak akan pernah tau apakah yang akan terjadi kedepan. Yang harus kita lakukan saat ini dan seterusnya hanyalah terus menjaganya dengan menyayangi dan mencintainya sepenuh hati tanpa ada alasan apapun untuk mau dan tega menyakiti sekecil apapun karena kita tak akan pernah tau kapan mereka meninggalkan kita. Karena pada akhirnya selalu ada perpisahan walaupun tak pernah sekalipun kita inginkan. Syukuri yang kita miliki apapun itu, jaga dengan benar, usahakan sebaik mungkin dan berusahalah terus kalau lelah istirahat jangan diam menyerah lalu pergi karena setiap kisah yang terjadi pasti indah dan penuh dengan kenangan bahkan pelajaran berharga. Terima kasih.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s