Mencintai dan Mengikhlaskan


Terkadang, kita hanya mampu mencintai tapi berpikir berkali-kali untuk mengikhlaskan. Apalagi dalam sebuah hubungan percintaan, saat sudah sangat mencintai sang pasangan kita pun lupa kalau suatu saat kita harus siap untuk mengikhlaskannya pergi. Dan ya tak pernah mudah memang mengikhlaskan seseorang yang selalu menemani hidup kita walaupun hanya sesaat.

Saat aku mencintai kamu, aku juga harus rela mengikhlaskanmu saat semuanya tak bisa berjalan beriringan. Aku tersadar saat kamu memberikan satu hal yang menyentil pikiranku. Kau bilang, kita harus memikirkan kemungkinan terburuk sekalipun, aku juga paham saat aku mencintaimu aku juga harus rela dan ikhlas saat tiba saatnya nanti aku akan kehilanganmu. 

Memang benar saat kita sudah memutuskan untuk mencintai seseorang kita pun harus rela mengikhlaskan orang tersebut. Tapi kebanyakan dari kita hanya mampu mencintai tapi begitu sulit untuk mengikhlaskan.

Kalau menurutku mencintai dan mengikhlaskan sudah menjadi satu paket lengkap. Harus ada kata ikhlas dalam menjalani semuanya, ikhlas menerima, ikhlas dengan keadaaan sampai ikhlas saat ditinggalkan atau harus meninggalkan. Keikhlasan memang menjadi hal yang begitu penting. Sang hati memang harus terus menerus ditraining tentang ikhlas karena hatilah yang biasanya sulit untuk mengikhlaskan. Sang hati mah gitu selalu saja merasakan kesakitan yang sangat amat yang ujung-ujungnya menghambat untuk merelakan dan mengikhlaskan. Ya mau bagaimana lagi semuanya butuh waktu dan pasti butuh proses untuk mengikhlaskan walaupun sangat sulit mengikhlaskan harus tetap dilakukan. Karena tak mungkin kan kita berjalan mundur, kita harus berjalan maju untuk memperbaiki kesakitan yang kita alami.

Tapi aku tidak menyarankan untuk begitu saja mengikhlaskan lho, aku hanya mengingatkan bahwa saat kita mencintai kita harus siap juga membiarkan dia pergi. Teruslah berjuang dan mempertahankan cinta yang sudah ada dalam hati kalian masing-masing karena sebuah cinta harus dipertahankan, jangan mudah menyerah dan melepaskan karena kita tak pernah tau seberapa berharganya dia saat kita sudah terlanjur melepaskannya.

Saat cinta harus dilepaskan, yuk berusaha lebih keras untuk mengikhlaskan. Usaha aja dulu buat ikhlas pasti nanti bisa. Dan jangan melupakan kalimat yang sudah sangat sering ada dalam quote-quote yaitu, jangan mencintai berlebihan kalau tidak ingin mengalami kesakitan yang luar biasa. Mencintai sesuai porsinya saja jangan berat sebelah karena hanya Allah lah yang harus kita cintai dengan sangat. Terima kasih.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s