Untuk Kamu Yang Selalu Kuceritakan Dan Kubawa Dalam Doaku Pada Allah Subhanahu Wata’ala


Hadirmu memang tak pernah kuduga. Kau datang lagi dalam hidupku mewarnai hatiku yang sempat terkoyak oleh tajamnya luka. Entah apa yang terjadi padaku, kau begitu saja hadir. Apakah kau memang jawaban Allah untukku. Aku pun tak tahu itu. Yang selalu aku yakini adalah kita bertemu memang sudah saatnya kita bertemu.
Hatiku memang sering diselimuti awan duka tapi kau selalu memberikan energi positif agar aku selalu kuat. Kamu selalu memberikan semangat untuk terus kuat dan tegar dalam menjalani banyaknya masalah dan rintangan dalam kehidupanku. Iya itu kamu, yang mau menerimaku dengan segala kekuranganku.

Semua tentangmu perlahan kuceritakan pada Sang Penciptaku. Tentu saja ada air mata yang menetes saat kuceritakan tentangmu, tak hanya suka tapi dukapun kuceritakan padaNya. Tentangmu, hanya semua tentangmu. Aku sempat kehilangan kepercayaan diri karena kegagalanku yang lalu tapi aku berusaha meyakinkan diriku bahwa Allah telah menyalamatkanku dari sebuah kesalahan besar dan tentu saja keinginan besar yang dulu sangat amat pernah kuinginkan. Allah menggantinya denganmu pasti dengan adanya alasan, alasannya apa, aku pun tak pernah tau. Kesakitan yang belum benar-benar mengering ini akan segera mengering dengan bantuan Allah dan dengan bantuanmu juga. Pertemuan kita sudah diatur oleh Allah dan pasti ada sesuatu yang menyebabkan kita bertemu karena semua kejadian pasti sudah jalannya terjadi.

Untuk kamu yang selalu kuceritakan dan kubawa dalam doaku pada Allah, semoga rasaku tentangmu bukan sebuah kesalahan kali ini. Semoga Allah memang menakdirkan kita untuk bersama menjalani kehidupan berumah tangga yang kita inginkan bersama dan semoga Allah menyegerakan keinginan kita berdua Aamiin Ya Robbal Alamin.

Semoga kau pun merasakan hal yang sama denganku, dan semoga Allah memberikan kemudahan padamu dalam segala hal. Aku tak pernah bisa menjanjikan dan berjanji apapun padamu, aku tak bisa berjanji akan terus bersamamu dan menemanimu hingga akhir hidupku nanti tanpa persetujuan dari Allah Tuhanku. Yang bisa kulakukan hanyalah berusaha dan terus mendoakan tentang kita dan semoga Allah memang menciptakan aku dan kamu untuk menjadi kita. Pun apabila aku dan kamu belum bisa menjadi kita, yakinlah Allah mempunya rencana yang luar biasa baik untuk aku dan kamu nanti. Katamu, bukankah kita harus memikirkan kemungkinan yang terburuk sekalipun? Kita berusaha dan berdoa terus saja ya mas, semoga Allah memberikan yang terbaik untuk kita berdua Aamiin Aamiin Ya Robbal Alamin. Jangan sedih ya mas, Allah selalu ada untuk kita kok bismillahin aja ya mas. All is well mas terima kasih.

2 thoughts on “Untuk Kamu Yang Selalu Kuceritakan Dan Kubawa Dalam Doaku Pada Allah Subhanahu Wata’ala

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s