Menanti Pesan


Menanti pesan, rasanya gemes sekali bukan kalo menanti sebuah pesan atau balasan dari pesan yang sudah kita kirimkan pada seseorang. Sungguh aku dibuat kesal dan tentu bete saat menunggu pesan balasan darimu Kangmas. Bahkan hanya balasan dari pesan yang kukirim padamu saja tak kau hiraukan apalagi keinginanku untuk memiliki raga dan hatimu sepertinya tentu sangat mustahil. Duh sepele sih ya sampai masuk jadi salah satu artikelku. Ah tak apalah ya hati rasanya sangat gemas sekali bener deh.

Kalo kupikir-pikir ya sebenernya tak membalas pesan dariku juga tak ada masalah sih. Lha memangnya aku siapa kok minta diperhatiin sama Kangmas. Haduh kenapa bisa jadi begini duuh sungguh yaaa. Itu haknya kan mau membalas atau tidak, apalagi pesan dariku memangnya siapa aku? Sok banget Kangmas bakalan bales pesanku terus.

Apa sih kok jadi semakin menunggu-nunggu pesan darimu? Setiap handphoneku berbunyi apalagi saat ada notifikasi pesan aku langsung teringat kamu. Kamu yang membalas pesanku tapi ternyata bukan, kan jadinya kecewa berat ya. Ah aku terlalu berharap banyak padanya. Terlalu banyak berharap memang aku tapi aku maunya kamu bales pesanku. Semoga kamu juga baca artikelku ini ya Kangmas trus langsung bales pesanku. Ah semoga saja aamiin 😉

2 thoughts on “Menanti Pesan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s