Merindumu, Salahkah?


Setiap manusia pasti pernah merasakan yang namanya rindu. Ya, rindu memang selalu saja hadir dan datang tiba-tiba. Seperti rasa rinduku yang selalu saja hadir dalam benakku, mungkin sudah begitu banyak ungkapan rindu yang sudah kutuliskan dalam kata-kata yang hanya untukmu. Ah rindu ini memang semakin lama semakin menyiksaku. Rasanya semakin sesak karena rinduku yang semakin lama semakin menyesakkan hatiku.

Source Image by Pinterest(dot)com

Ya, mungkin aku terlalu cengeng dengan rasa rindu yang semakin hari semakin banyak ini. Mungkin kalian menyalahkanku karena aku terlalu larut dalam kerinduanku dan mungkin kalian menilaiku terlalu lebay. Aku tak bisa melakukan apapun dengan rasa rinduku. Mungkin kalian berpikir, kenapa ngga temuin aja sih Ra sumber rindumu itu? Kalau aku bisa akan kutemui dia tapi justeru itu aku tak bisa bertemu dengannya. Tak pernah ada waktu yang pas untuk bertemu dengannya seperti tulisanku yang berjudul Antara Aku, Kamu dan Waktu.

Source Image by Pinterest(dot)com

Selalu saja ada yang membuat kami untuk tak bertemu. Aku sudah menunggu sekian lama tapi ternyata dia tak bisa datang lagi tanpa memberikan penjelasan apapun. Lalu aku harus bagaimana? Aku harus apa? Sedangkan rinduku yang semakin hari semakin membuatku sakit ini terus menerus ada dalam hatiku. Merindumu, salahkah? Apakah aku salah telah merindukanmu sampai seperti ini? Tak pernah bisa kubohongi perasaanku sendiri, aku benar-benar merindumu. Ya, aku merindukanmu sungguh aku merindukanmu. Aku tak bisa melakukan apapun selain menuliskan semua tentangmu dalam susunan kalimat ini dan membawa rasa rinduku dalam doa. Aku hanya bisa menuliskan susunan kata yang mungkin bisa mewakili rasa rinduku tapi tak pernah ada kata yang pas untuk menggambarkan betapa aku sangat merindukanmu. Aku benar-benar merindukanmu dan benar-benar ingin sekali berada dalam pelukanmu. Aku hanya ingin bertemu denganmu dan aku hanya ingin memelukmu hanya itu tapi kenapa terlalu sulit? Kenapa? Kutuliskan kalimat demi kalimat ini dengan perasaan yang begitu sakit karena rindu yang semakin dalam. Semakin sesak rasanya hatiku. Ah Kangmas semoga kau membaca dan mengerti tentang rasa rinduku yang semakin menjadi padamu. Semoga rasa rinduku segera terobati dengan hadirnya dirimu, cepatlah datang padaku Kangmas agar rinduku berkurang lalu hilang Aamiin. Tanggal 15 setiap bulannya selalu kita rayakan bersama, tapi masih membekaskah diingatanmu tentang tanggal 15 yang jatuh pada hari ini Kangmas?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s