Mengingatmu


Didalam kesendirianku ini, entah mengapa memoriku mengingatkanku padamu. Iya kamu yang pernah menjadi penghuni hatiku sekitar 1.5 tahun lamanya. Terkadang ingatanku membuatku tersenyum lebar dan kadang membawaku menangis tersedu-sedu. Sudah cukup lama kita berpisah. Sudah 6 bulan lamanya kita berpisah, tapi mengapa semua tentangmu tak pernah hilang dari ingatanku. Sungguh sangat menyiksaku, mengingat tentangmu terkadang membuatku senang tapi tak sering aku merasakan kemarahan yang luar biasa. Tapi dibalik itu semua, hatiku cuman ingin berkata “Aku lelah dengan kisah ini, aku lelah terus mengingatmu, tolong pergilah”

Kesakitan ini mulai lagi terasa, memang tak ada gunanya aku mengingat kisah kita. Tentu tak ada gunanya tapi kenapa bayangmu selalu hadir didalam hati dan pikiranku. Kenapa? Ini sungguh menyiksaku. Semua tentangmu rasanya sangat sulit untuk pergi meninggalkanku. Inginku menangis dipelukanmu, pelukan yang sangat hangat yang sangat kurindukan itu kini tak akan pernah kudapatkan lagi. Dan mungkin sudah ada perempuan lain yang bisa memelukmu seenaknya. Untuk saat ini mungkin aku masih tak kuasa dan tak bisa melihatmu dengan perempuan lain. Rasanya sangat menyakitkan kalau ada perempuan lain yang bisa memelukmu seenaknya bahkan menciummu sesukanya. Kalau aku egois aku akan berkata “Jauhi dia, pelukan dan ciuman itu hanya untukku tak ada seorang perempuanpun yang bisa mendapatkannya selain aku!”

Sangat egois bukan? ya itulah yang kurasakan. Keegoisan yang tiba-tiba hadir dalam diri. Keegoisan yang muncul hanya gara-gara aku cemburu, aku cemburu saat melihatmu bersama perempuan lain yang perempuan itu bukanlah aku. Sudah rindunya bertumpuk-tumpuk pula, harus kulampiaskan seperti apa rinduku padamu yang semakin lama semakin menggunung? Coba katakan padaku Kangmas, aku harus apa biar ngga merindumu terus duuh sungguh menggemaskan sekali. Kehadiranmu dihadapanku mungkin tak akan pernah terjadi, tapi kenapa bayang-bayangmu sering sekali hadir sih, kenapa?

Kalau mau berandai-andai ya aku sih pinginnya kamu datang dihadapanku tiba-tiba dan dengan cepatnya kamu memelukku sambil menciumku dan berkata “Hai Sayang, apa kabar kamu?” Eh tapi peluknya yang lama ya kayak kita pelukan dulu haha. Tapi kan cuman berkhayal hahaha mana mungkin kejadian eh tapi ngga ada yang nggak mungkin sih haha. Lucu aja kalo ingat kamu bilang enggak sambil geleng kepala, atau bilang iya sambil mengangguk ( kamu tau apa yang aku maksudkan Kangmas) hahha harusnya dulu tak rekam ya. Yang paling sebel lagi kalau tiba-tiba aku mencium aroma tubuhmu iya aroma parfummu yang sangat khas itu, duh hati langsung jedag jedug rasanya. Padahal baru mencium aroma parfummu udah jedag jedug lha kalau ketemu kamu langsung dihadapanku dan tiba-tiba memelukku gimanaaa? apakah aku pingsan? kayaknya enggak deh, aku lebay aja kalau sampe pingsan haha.

Ini artikel curhat ya, jadi ya gitu agak nggak jelas tapi kalau tentang rasa selalu jelas kok. Ini artikel yang saya buat sambil ketawa-ketawa ya jadi ya maklum saja kalau banyak kata nggak jelas dan haha disini. Tolong deh Kangmas, jangan bikin baper, syusah kalau baper karenamu. Kamu gmana rasanya Kangmas? baperkah atau malah enggak sama sekali? Hmm sambilmikir Curhatan ini bukan berarti saya meratapi masa lalu atau galau ya, tapi cuman lagi teringat saja. Kalau lagi teringat ya gini rasanya haha. Mumpung sabtu, biasanya kan pada kencan ya. Yuk kencan, kencan sama siapa aja boleh kalau sama guling atau bantal malah boleh banget ga nambah dosa pula haha. Kencan sama siapakah kalian hari ini? ceritain dong sama siapa? kalo aku eim sama itu tu, itu lho sma si itu lho eh rahasia tapi haha yangnulisartikelinilagikumatstressnyajadiharapmaklumya  Apapun usaha yang kita lakukan hari ini dan ke depannya semoga sukses dan berjalan dengan lancar ya dan semoga Allah selalu memberikan kita yang terbaik. Aamiin Ya Robbal Alamin. Terima kasih.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s