Suratku Untukmu Kangmas


Dear Kangmas,

Hai Kangmas
Apa kabar kamu disana?
Gimana keadaan perutmu? sudah semakin mengecil atau masih sama seperti yang dulu haha
Setelah kita tak bersama bagaimana kehidupanmu?
Rindukah kau padaku?

Aku menuliskan disini karena kalau semakin lama kusimpan akan semakin menyesakkan hatiku Kangmas. Jadi lebih baik kutuliskan disini agar hatiku bisa lega karena sudah terlalu penuh isinya jadi harus kutumpahkan walau berasa berat mengatakan ini.

Yang akan kuucapkan padamu adalah aku sangat merindukanmu, 5 bulan belum cukup rasanya menghapus semua kenangan indah bersamamu. Waktu masih berjalan 5 bulan dan sampai saat ini rasa rinduku padamu masih hadir walaupun tak sering tapi terkadang rasa rindu inilah yang membuat air mataku menetes karena aku merindukanmu. Tahukah kau tentang hal itu? Apakah hanya aku saja yang merasakan rindu ini padamu? Apakah kau tak merasakan rindu padaku? Apakah segampang dan semudah itu kah kau menghilangkanku dari ingatanmu?

imissyoudamn

Kangmas, aku sangat merindukanmu. Sungguh sangat merindukanmu, inginku datang menghampirimu. Memelukmu erat, bahkan menciummu pun aku sangat ingin. Ah tapi aku tau pasti semuanya tak akan mungkin lagi terjadi. Kau sudah memilih jalanmu sendiri, iya jalanmu meninggalkanku. Kau yang membuat keputusan untuk meninggalkanku seperti ini. Meninggalkan semuanya tentang kita. Ya aku sangat tahu dan sangat paham tentang semua ini. Siklus kehidupan memang begitu, setiap pertemuan pasti akan ada perpisahan. Seperti hubungan kita, kita dipertemukan dengan indahnya tapi kita berpisah dengan meninggalkan luka-luka yang tentu bisa disembuhkan tapi akan membutuhkan waktu yang sangat lama untuk penyembuhannya. Sudah kubilang kan kisah kita memang sangatlah indah tapi semua kenangan itu akan hilang bersama hembusan angin yang perlahan pergi dengan kencangnya.

Bukannya aku tak ingin move on darimu, tapi memang kenangan ini masih melekat dipikiranku. Kutuliskan dalam bentuk kata yang tersusun rapi menjadi kalimat agar pelan-pelan semua kenangan tentangmu dan kebersamaan kita bisa kuhilangkan dari pikiranku. Tak apa walaupun sedikit demi sedikit tapi aku berusaha untuk lebih mengikhlaskan kepergianmu. Karena aku juga yakin kamu disana juga bekerja keras untuk menghilangkan semua kenangan kita dari pikiranmu bahkan dari hatimu.

dearex

Berbahagialah Kangmas, aku disini selalu berusaha untuk lebih bahagia lagi. Karena aku tahu bahwa aku pantas untuk berbahagia walaupun tanpamu disisiku. Aku tak pernah sekalipun membencimu, Aku memang kecewa padamu tapi tak sedikitpun aku membencimu. Terserah padamu mau menganggapku seperti apa dan bersikap seperti apa padaku Karena semua kesalahan, kekecewaan bahkan sakit hatiku sudah perlahan kuhilangkan sendiri jadi tak perlu kuatir aku menyimpan dendam atau kebencian padamu.  Terima kasih banyak atas semuanya.

Dari Mantanmu “Sayang”
Rara Wulan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s