Wahai Calon Suamiku, Aku Membutuhkanmu Ada Disetiap Langkahku


Beberapa saat ini sudah mulai sangat terasa sepinya tanpa kehadiran seorang lelaki yang biasa menemaniku disetiap hariku. Ya aku memang tak perlu kuatir karena Allah akan selalu ada disetiap hariku. Tapi Ya Allah, hamba pingin punya seorang lelaki yang sudah halal untukku yang bisa menemaniku kemanapun aku pergi dan selalu bersamaku disetiap langkahku. Tentu aku pun merasa sangat iri saat teman-teman sebayaku yang sudah bisa berjalan dengan lelakinya masing-masing. Aku tidak iri dengan temanku yang berjalan dengan pacarnya tapi aku sangat iri saat temanku berjalan bersama dengan suaminya lelaki halalnya sambil bergandengan tangan. Ah pemandangan yang mengharukan menurutku. Tepat seperti saat ini, hari ini aku datang ke pernikahan temanku hanya sendiri sedangkan teman-teman gengku sudah datang bersama suaminya masing-masing. Memang diantara geng hanya ada aku dan Pipit yang belum bersuami. Awalnya sudah terbiasa karena pasti mereka selalu bercanda meledekku saat aku datang sendirian. Tapi hatiku sangat ciut saat berjalan pulang kebetulan aku berjalan dibelakang teman gengku jesika dan suaminya. Jalanan yang menurun dan cukup susah saat berjalan apalagi untuk para perempuan sepertiku yang suka sekali dengan sepatu berhak tinggi. Kulihat jesika dan suaminya bergandengan tangan dan tentu suaminya menjaganya agar dia tak terjatuh dengan menggandeng tangannya. Pemandangan yang indah sekali malam ini. Disitulah aku merasa “Ya Allah indahnya berdua dengan pasangan yang sudah halal” Ah hatiku rontok saat melihat keindahan pemandangan itu walaupun itu hal yang biasa terjadi tapi maknanya sungguh dalam bagiku.

Ya, mungkin aku terlalu lebay melihat mereka bergandengan tapi itulah yang kurasakan. Sangat iri melihat mereka berjalan bersama sambil bergandengan tangan. Astagfirullahaladzim, seharusnya aku tak boleh iri dengan teman sebayaku karena ini memang ujian sabar dan ikhlas yang diberikan Allah padaku. Memang untuk perempuan single sepertiku tentu perasaan itu pasti akan ada, memang cukup menyentil hati sih tapi bukan karena aku tak mau segera bersuami tapi Allah masih menyimpan calon suamiku. Allah saat ini mengujiku dan aku harus selalu sabar dan ikhlas dengan keadaanku saat ini. Tugasku saat ini yang bisa kulakukan adalah hanya terus dan terus berusaha memperbaiki diri lagi dan selalu berdoa agar Allah memberikan jodoh yang terbaik untukku dan tentunya mempercepat kedatangan calon suamiku.

Bismillahirrohmanirrohim,

Ya Allah,
Bantulah hamba untuk menjadi perempuan yang lebih baik lagi agar bisa segera pantas bersanding dengan lelaki pilihanmu.

Ya Allah,
Hamba mohon percepatlah kedatangan lelaki yang sudah Kau pilih sebagai jodoh terbaik hamba.

Ya Allah,
Pertemukanlah hamba dengan lelaki pilihanmu ditempat dan diwaktu yang telah Engkau gariskan.

Ya Allah,
Hamba butuh pasangan hidup yang bisa melengkapi hamba dikeadaan dan diwaktu apapun, dan yang bisa membawa ke jalan Surga-Mu.

Ya Allah,
Bantulah lelaki pilihan-Mu agar bisa segera menemukanku.

Ya Allah,
Hamba mohon berilah kelancaran jalan kami bertemu agar kami bisa saling mengenal dan bisa segera berbicara mengenai pernikahan kami.

Ya Allah,
Berikanlah semua yang terbaik untuk kami. Karena Hamba tau hanya Engkaulah yang mengetahui apa yang kami butuhkan bukan apa yang kami inginkan.

Ya Allah,
Semoga Engkau mengabulkan semua doa kami.

Aamiin Ya Robbal Alamin.

2 thoughts on “Wahai Calon Suamiku, Aku Membutuhkanmu Ada Disetiap Langkahku

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s