Maaf, Tapi Hatiku Terluka


Maaf Hatiku Terluka
Luka yang kau buat beberapa minggu yang lalu masih belum kering apalagi sembuh
Luka yang entah sengaja atau tidak sengaja kau buat ini sangat menyakitiku
Luka yang kau buat perlahan tapi pasti menjadi semakin dalam
Ya, semakin dalam sekali luka yang telah ada di dalam hatiku ini

Kenapa kau menyakitiku?
Kenapa kau buat luka yang sangat dalam dihatiku?
Kenapa kau yang menghancurkanku?
Kenapa kau buat hatiku terluka?
Kenapa kau buat aku sangat kesakitan dengan luka yang telah kau berikan?
Kenapa kau menghempaskanku begitu saja bila kau benar-benar mencintai dan menyayangiku?
Kenapa kau menginginkan akhir yang sangat pahit ini?
Kenapa bayangmu dan keberadaanmu selalu menghampiriku saat kau telah pergi jauh?
Kenapa kau hancurkan mimpi dan cita-cita kita berdua?
Kenapa kau menjatuhkanku saat kita sudah menapaki tangga yang sangat tinggi?

Semua kenapa dan semua tanya hanyalah sebuah kata dan kalimat yang mungkin tak akan kamu tahu dan tak kamu baca. Ini hanya sebuah tulisan yang mungkin tak akan pernah ada jawaban langsung darimu. Ya tak pernah sekalipun kau tau kan apa yang sudah kutulis disini. Hatiku sangat terluka, aku mengalami kesakitan yang luar biasa. Sudah hampir 1 bulan kan semuanya berakhir tapi kenapa kesakitan ini semakin lama semakin sakit. Sangat sakit, kutakbisa menahan air mataku yang menetes karena merasakan sakitnya hati yang telah terluka. Terkadang aku masih menantikanmu mengucap salam dan menemuiku di sabtu malam dan minggu malam tetapi semuanya tak akan mungkin lagi terjadi. Terkadang aku masih bisa mencium wangi parfummu yang sangat aku suka. Terkadang saat aku berjalan dan pergi masih saja melihat sosokmu. Terkadang aku masih bisa mendengar suaramu saat tertawa, merayu bahkan marah. Terkadang aku masih bisa melihat wajahmu yang penuh dengan ekspresi. Tawamu, jahilmu, marahmu bahkan sedihmu masih ada dalam memoriku. Terkadang aku tersenyum kecil saat mengingat kelucuan sikapmu saat berfoto bersama. Kenapa semuanya masih ada dalam ingatanku?

Ah aku menyakiti diriku sendiri bila terus menerus mengingatmu. Memang semua kenangan indah kita saat masih bersama masih tersimpan rapat dalam hatiku tapi semua kenangan itu hanya akan kusimpan saja. Sampai suatu saat kenangan itu akan melebur dan hilang bersama luka yang telah kau berikan. Ya kaupun sakit, aku sangat tahu kalau kaupun merasakan sakit yang luar biasa sepertiku. Kita sama-sama sakit kan? Tapi kenapa kau yang memulai untuk membuat kesakitan ini kalau kau akan tahu bahwa ujungnya akan sesakit ini? Itu semua sudah keputusanmu, aku hanya bisa mengiyakan semua keinginanmu. Aku lelah menghadapimu, semua yang kulakukan selalu salah dimatamu. Mungkin ini bukan jalan kita bersama, ya ini semuanya sudah menjadi garis Allah Subhanahu Wata’ala untuk kisah kita. Kisah kita sudah berakhir bersama luka yang ada dihati kita masing-masing. Jaga dirimu baik-baik jaga hatimu baik-baik. Berikan hatimu pada wanita yang memiliki tulang rusukmu. Terima kasih untuk semuanya, terima kasih untuk cinta dan sayang yang telah kau berikan. Thanks for all Kangmas.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s