Curhatlah Pada Orang Yang Tepat.


blablabla

Setiap manusia pasti mempunyai masalah, entah itu masalah kecil ataupun masalah yang besar bahkan sangat besar. Nah kalau kita lagi terkena masalah, pastilah kita terkadang tidak bisa menyelesaikan sendiri. Apalagi perempuan, sudah pasti mencari teman curhat untuk menceritakan semua masalahnya.

Ini sih pengalaman pribadi saya ya, kalau saya punya masalah yang tidak bisa saya selesaikan pasti saya mencari teman untuk menceritakan semua masalah dan keluh kesah saya. Selain Allah yang menjadi teman baik saya, yang selalu saya curhatin tentang semuanya permasalahan saya. Adalagi teman baik saya yang lain yaitu Mama saya sendiri. Kenapa menceritakan masalah saya ke mama saya sendiri bukan ke orang lain? Karena jelas mama saya mempunyai pengalaman yang luar biasa tentang kehidupan ini dan masalah anak muda seperti masalah percintaan. Kalau curhat ke mama itu rasanya cerita aja gitu tanpa beban dan tanpa ada yang ditutupi dan yang pasti tanpa melakukan pembelaan diri kalau seandainya saya salah. Mama selalu memberikan pandangannya, pendapatnya diungkapkan sesuai dengan cerita yang telah saya ceritakan. Sering juga saya mendapat nasehat dari mama saya dan kadang nasehatnya bikin hati senut-cenut sih karena kebenaran pendapatnya hahaha. Gemes juga kalau mama setelah mendengar cerita saya malah mama yang marah-marah hahaha, entah karena ikutan jengkel atau memarahi saya karena saya memang salah haha.

Kalau untuk percintaan yang membutuhkan pemikiran anak muda, saya biasa curhat ke adik saya. Apalagi tentang masalah dengan lelaki karena adek saya juga lelaki jadi ya setidaknya dia tau bagaimana pemikiran seorang lelaki. Adalagi yang biasa saya curhati yaitu ayah saya sendiri, yaa ternyata ayah saya juga bisa mendengarkan curhat saya haha. Kalau curhat saya ayah saya sih tentang sesuatu yang sudah mentok dan cerita tentang perjalanan hidup yang mungkin sulit untuk saya jalani. Tapi anehnya kalau curhat dengan ayah saya pasti ujung-ujungnya ada nyempil suara tawa kecil entah dari mulut saya atau ayah saya.

Memang sebaiknya curhat tentang masalah yang sedang dihadapi adalah pada keluarga, pada ayah, ibu, kakak ataupun adik. Kenapa seperti itu? karena pasti mereka memberikan pandangan yang terbaik sesuai pengalaman hidup mereka masing-masing. Kalau masalah itu bersifat masalah yang sangat pribadi yang membutuhkan privasi pada merekalah seharusnya kita curhat. Kan ngga mau masalah pribadi kita ternyata tersebar kemana-mana gara-gara kita curhat pada orang yang lurang tepat.

Saya juga suka curhat pada sahabat saya, eits kalian tau kan bedanya mana teman dan sahabat? eh tapi jangan salah terkadang sahabat juga bisa menusuk dari belakang kan. Biasanya saya curhat ke sahabat paling seputar hubungan cinta hahaha. Pandangan sahabat gimana tentang permasalahan cinta yang saya hadapi tapi tentu sebelum curhat ke sahabat saya selalu curhat ke keluarga dulu lho.

Nah kebetulan saya mendapat permasalah yang sangat pelik dan sangat rumit sekali. Mungkin kalian anggap hanya masalah sepele yang sudah biasa terjadi tapi ini adalah masalah yang sangat sulit untuk saya. Apakah itu tentu putus cinta hahaha. Tapi cerita kali ini sangat menyedihkan karena begitu panjang ceritanya sampai pada suatu titik jenuh dan bosan yang luar biasa beserta lelah yang tak kunjung usai ujungnya semuanya berakhir sudah. Sudah saya ceritakan pada keluarga dan beberapa sahabat dekat saya, mereka memberikan nasehat yang sama. Semua kisah pasti ada akhirnya, setiap pertemuan pasti akan mengalami perpisahan. Tergantung skenario Allah bagaimana perpisahannya, perpisahan yang indah atau malah perpisahan yang sangat-sangat menyakitkan dan penuh dengan bekas goresan bahkan luka di hati. Nah ternyata permasalahan yang saya alami ini berdampak pada sikap saya, saya jadi lebih pendiam, lebih tertutup dan ya tanpa senyum lhoo. Sikap ini yang membuat teman kantor saya merasakan perubahan sikap saya, dan mereka pun bertanya dan ya jelas saya ceritakan. Sebenarnya tidak mau diceritakan tetapi saya juga perlu tau pandangan dan nasehat mereka tentang permasalahan saya bagaimana.

Sampai pada suatu ketika, HRD saya bertanya dan tentu seorang HRD pasti akan mencari tahu dan lebih mendalami sebuah pemasalahan untuk menemukan solusi masalah yang saya hadapi. Berasa ngobrol sama seorang Psikolog lho, bener-bener sabar banget dengerin cerita saya. Sesekali Ibu HRD ini berekspresi sampai bu HRD ini juga berkaca-kaca mendengar cerita saya. Sebegitu sedihkah cerita saya sampai orang yang mendengar pun bisa hampir menangis. Iya memang permasalahan ini memang permasalahan yang sangat berat dan permasalahan ini pertama kali saya rasakan kesakitannya. Setelah menceritakan semua pada Ibu HRD, banyak saran yang sudah diberikan oleh Ibu HRD. Dan sarannya juga membuat saya mikir, ya selama ini memang semua yang disarankan oleh orang sekitar termasuk Ibu HRD memang benar. Sekarang tinggal saya sendiri yang harus bisa menatap masa depan, ngga perlu lagi melihat kejadian kemarin lagi. Saatnya mengembangkan senyuman bahkan tawa karena harusnya saya tau dari dulu bahwa banyak sekali orang yang sangat sayang pada saya. Semoga saya dan kita semua bisa mendapatkan yang terbaik. Aamiin Yarobbal Alamin.

Jangan sampai salah ya teman-teman curhat ke orang yang kurang tepat karena mungkin bukan saran baik yang kita dapat bisa jadi saran yang buruk lho. Jadi berusahalah dan cobalah untuk menyelesaikan semua permasalahan kalian sendiri apabila perlu bantuan usahakan ceritakan pada keluarga dulu kalau memang butuh bantuan sahabat bisa kalian ceritakan tapi jangan lupa jangan ceritakan hal yang sangat-sangat pribadi pada orang yang tidak tepat ya. Terima kasih sudah membaca tulisan saya, kalau ada cerita yang sama bisa kalian tulis dicomment box yaa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s