Dear You


Dear You,

Kita dipertemukan tanpa sengaja
Awal yang cukup indah saat pertama kali berbicara lagi denganmu
Pertemuan pertama kita pun penuh dengan harap-harap cemas
Menjalin komunikasi yang sering dan mencoba saling mengenal diri masing-masing,
aku rasa itu proses yang indah juga
Selalu menanyakan kegiatan satu sama lain membuatku merasa,
ya kamu peduli denganku pada waktu itu
Setelah perkenalan kembali dan melihat keseriusanmu, kucoba buka hati
Aku mencoba membuka hatiku untukmu
Mencoba menyayangimu tanpa ingin berharap balasan apapun darimu
Waktu demi waktu berjalan dengan begitu indahnya
Kita berdua bersama, tertawa dan kadang menangis bersama
Pergi berdua dan bercerita tentang semua hal yang kita alami masing-masing membuat kita lebih dekat
Indah memang kisah kita, walaupun mungkin pertengkaran kecil kerap kali terjadi
Ya, kita hampir tidak pernah bertengkar hebat
Hanya pertengkaran kecil yang kita alami
Sangat indah berjalan berdua denganmu, melakukan hal-hal yang lucu, belajar bersama berdua
Ah kenapa kisah kita bisa seindah itu sih?
Rasa yang awalnya hanya sayang lambat laun berubah menjadi cinta
Kita bersama selalu berangan-angan dan bercita-cita ini itu
Banyak sekali yang kita inginkan dan buat listnya bersama
Tak ada masalah yang berarti dalam hubungan kita yang indah itu
Saat aku sangat sedih, kamu bisa membantuku membuat hariku indah lagi dengan guyonanmu, nasehatmu yang masih kuingat
Kamu sangat lucu, tak pernah kamu menunjukkan kekesalan padaku walaupun aku sering cengeng, menangis dan manja padamu
Indah sekali kisah kita kalau diingat seperti ini, rasanya tak ada beban dalam kisah kita
Kita sama-sama berjanji untuk menggapai semua keinginan kita, cita-cita kita bersama
Berjalan bersama berusaha menggapai semuanya pelan tapi pasti
Ya, aku mengakui kalau aku cinta padamu dan kau pun mencintaiku
Dipelukanmu kumerasakan ketenangan yang luar biasa
Didekapmu damai dan tenang rasanya
Menggandengan tanganmu pun kumerasa yakin kaulah lelaki yang tercipta untukku

sudah

Source Image by instagram.com/Dagelan

Tapi semuanya berubah saat kau mengatakan ” Sudah sampai disini saja. “

Sedih? Sangat sedih
Sakit? Ya, sangat sakit. Hancur berkeping-keping tak bersisa sudah hatiku
Menangis? Jelas saya menangis, muka sampai bengkak
Bisa Tidur? Tentu Tidak!
Marah dan Emosi? Pasti, seakan ingin mengumpat
Kecewa? Sangat! semua harapanku sudah meledak dan hancur seketika

Semua sudah terjadi, kau yang memulai dan kau pula yang mengakhirinya. Aku tak apa, kesakitanku akan segera hilang bersama waktu yang terus berjalan. Terima kasih telah membuat semuanya menjadi seperti ini. Semua harapan dan angan kita berdua kau hancurkan begitu saja saat kau mengatakan sudah. Ini memang jalan yang terbaik untuk kita agar kita tak saling menyakiti satu sama lain. Ini memang jalan kita, jalan yang tak pernah aku inginkan dan bahkan tak pernah aku bayangkan sedikit pun. Ini memang sudah keputusanmu, sudah kuterima keputusanmu. Memang kisah kita hanya bisa sampai disini saja, kisah kita yang kuanggap sangat indah itu berakhir seperti ini. Kisah yang sangat kubanggakan kini berakhir sudah, iya sudah berakhir dengan keadaan yang sangat tidak membahagiakan yang hanya meninggalkan kesakitan dan airmata yang turun dengan derasnya. Kita memang sama-sama merasakan kesakitannya, tapi kesakitan kali ini adalah kesakitan yang sangat luar biasa yang pertama kali kurasakan dalam seumur hidupku. Goresan bahkan luka yang ditimbulkan semoga bisa segera sembuh seiring dengan waktu yang terus berjalan. Kini kita berjalan sendiri-sendiri, kau berjalan dijalanmu dan aku berjalan dijalanku. Maafkan karena aku tak bisa menepati semua janji yang telah kita buat bersama, aku tak bisa menjadi yang terbaik untukmu walaupun sudah sangat keras aku berusaha. Terima kasih sudah pernah menjadi penghuni hatiku yang mampu mencintaiku dan menyayangiku. Terima kasih untuk segalanya yang telah kau berikan padaku. Aku sudah melepasmu saat kau mengatakan sudah, sudah cukup perjuanganku untuk bersama denganmu yang berakhir dengan kesakitan yang luar biasa ini. Aku sangat tahu dan sangat yakin bahwa Allah tahu yang terbaik, ini memang jalan terbaik untuk kita. Aku ikhlas dengan semuanya, sekarang aku akan pergi meninggalkan semua kenangan yang telah kau ukir dan kau buat dengan indah dan sempurna dulu. Aku akan berjalan ke jalan yang seharusnya ku tempuh. Sudah kuhilangkan tangisan yang kemarin sempat menaungiku setiap hari, ya setiap hari. Saat ini aku akan bangkit dan tertawa, menatap masa depanku yang lebih indah. Terima kasih kangmas sudah memberikan pelajaran yang indah sekaligus menyakitkan ini, terima kasih untuk semuanya.

3 thoughts on “Dear You

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s