Jab Tak Hain Jaan


Film ini tergolong film baru, karena baru dirilis sekitar bulan November tahun 2012 kemarin. Film ini dibintangi oleh Shah Rukh Khan, Katrina Kaif dan Anushka Sharma. Berhubung beberapa hari lalu film ini ditayangkan di salah satu tv nasional,  jadi pengen mereview film ini. Yuk disimak reviewnya.

Film ini adalah sebuah film yang bagus menurut saya, dan film ini menjadi salah satu film kesukaan saya. Shah Rukh Khan berperan sebagai Shamar Anan seorang kewarganegaraan India yang memutuskan tinggal di London karena dorongan sang Ibu. Di London Shamar tidak sengaja bertemu dengan Katrina Kaif yang berperan sebagai Meera. Meera adalah seorang warga keturunan India juga yang sudah lama tinggal di london bersama ayahnya. Meera merupakan penganut kristiani yang sangat taat. Shamar bertemu Meera pertama kali di sebuah gereja saat Shamar membersihkan salju yang menumpuk di luar gereja. Tanpa diketahui oleh Meera, Shamar masuk ke dalam gereja dan mendengarkan doa Meera kepada Tuhan. Mulai itulah Shamar mulai menyukai Meera. Meera bertemu Shamar saat Meera merokok di belakang dapur sebuah restoran tempat Shamar bekerja. Kebetulan Meera mengadakan pertunangan di  restoran tempat Shamar bekerja. Saat Shamar sedang bernyanyi dijalan pun dia sering melihat Meera lewat, begitupun juga Meera sering sekali melihat Shamar dijalan.

Sampai suatu ketika, Meera dan Shamar bertemu. Melihat Shamar lancar berbahasa India, Meera pun mencoba untuk meminta Shamar mengajarinya bahasa India. Belajar bahasa India dia lakukan sebagai kejutan pada saat ayahnya berulang tahun beberapa hari lagi. Awalnya Shamar menolak mengajari Meera tapi Shamar memberikan pilihan pada Meera. Shamar akan mengajarkannya bahasa India tapi Meera mengajarkan Shamar bahasa Inggris. Karena maklum Shamar adalah orang India yang berjuang untuk hidup di London. Meera pun menyetujui keinginan Shamar. Meera dan Shamar saling mengajari satu sama lain, Meera mengajari Shamar bahasa Inggris, sedangkan Shamar mengajarkan Meera bahasa India.

Pertemuan mereka yang sering membuat pertemanan mereka menjadi semakin akrab. Pada suatu ketika Shamar menghubungi seorang teman Shamar yang bernama Maria. Shamar menginginkan Meera untuk bergabung dalam pesta yang biasa Shamar dan Meera lakukan. Meera pun datang bersama Maria disebuah pesta yang sangat meriah. Banyak pemuda pemudi yang ikut berpesta disana. Ada nyanyian dan tarian dalam pesta.  Meera merasa asing dengan suasana pesta, Meera pun merasa canggung untuk ikut larut dalam kemeriahan pesta, tapi Shamar mendorongnya untuk mengeluarkan semua bakatnya dalam pesta tersebut. Saat para penari sudah mulai menari Meera pun ikut menari bersama mereka, tarian Meera begitu indah. Shamar pun ikut menari bersama Meera. Shamar dan Meera menari dan menyanyi bersama. Disinilah Meera mengeluarkan sifat asli Meera, seorang gadis yang sangat periang dan senang sekali dengan tarian dan nyayian.  Shamar pun sudah mengetahui hal itu semua. Kedekatan Shamar dan Meera terjadi setelah pesta selesai. Kedua mulai jatuh cinta satu sama lain.

Keesokan harinya Shamar dan Meera bertemu lagi dan bertemu lagi, sampai suatu saat Shamar mengantarkan Meera pulang kerumah. Shamar berkata pada Meera, kalau Meera harus berbicara pada ayahnya untuk membatalkan pertunangan Meera dengan lelaki yang tidak dia cintai. Shamar dan Meera berpisah di depan jalan, Shamar terus melihar Meera padahala Shamar dalma keadaan menyetir sebuah motor dan brak Shamar tertabrak dan jatuh. Shamar tertabrak sebuah mobil beberapa meter dari Meera. Detak jantung Shamar berhenti dan Meera pun tidak bisa menghampiri Shamar karena ada petugas polisi yang mengamankan kejadian. Disanalah Meera berdoa pada Tuhan, Meera berdoa agar Tuhan menyelamatkan hidup Shamar dan sebagai gantinya Meera mengajukan janji pada Tuhan bahwa dia tidak akan menemui Shamar sepanjang hidupnya. Dan seketika detak jantung Shamar kembali setelah Meera berdoa. Sejak saat itu Meera tidak menemui Shamar lagi. Meera menemui Shamar untuk terakhir kalinya saat Shamar sudah pulang dari rumah sakit. Meera menceritakan janjinya pada Shamar dan Shamarpun tidak bisa berbuat apa-apa. Shamar hanya terdiam dan menerima keputusan Meera untuk tidak bertemu lagi dengannya dan Meera pun bicara kalau dia akan menikah dengan tunangannya. Hati Shamar  dan Meera hancur berkeping-keping. Keduanya berusaha untuk menjauhi satu sama lain karena terpisah oleh janji Meera pada Tuhan. Shamar memutuskan untuk kembali ke India dan memberikan semua uangnya kepada saudaranya yang tinggal bersama dengannya di London. Shamar berpesan bahwa uang itu harus digunakan untuk membuat usaha, suatu saat Shamar akan kembali dan meminta jatah dari keuntungan uangnya yang sudah diberikan pada saudaranya.

Shamar pergi meninggalkan Meera atas kemauan Meera. Karena Meera menginginkan Shamar untuk pergi sejauh-jauhnya dari Meera agar mereka tidak bertemu dan agar Shamar bisa selamat dari semua kejadian buruk yang akan membuat nyawa Shamar hilang. Kembali ke India adalah pilihan Shamar. Di India Shamar menjadi salah satu tim penjinak bom yang snagat handal. Saat menjinakkan bom Shamar tidak memakai pelindung sama sekali. Shamar dipercaya untuk menjinakkan bom karena banyak sekali bom yang telah Shamar jinakkan. Jadi dimana ada bom, disitulah ada Shamar Anand yang bertugas untuk menjinakkan bom. Dalam kehidupannya jauh dengan Meera, Shamar selalu mengingat Meera, Shamar selalu menuliskan kisah dan kejadian yang mereka lalui disebuah buku diarynya. Diam-diam Shamar masih menyimpan nama Meera di dalam hatinya yang sangat dalam. Dalam perjalanan Shamar, Shamar bertemu dengan Akira Rai yang diperankan oleh Anuskha Sharma. Pertemuan mereka tanpa disengaja saat Akira hampir saja tenggelam di sebuah lautan yang sangat indah. Shamar menyelamatkan Akira dan memberikan Akira jaketnya. Akira adalah seorang reporter dari discovery chanel. Tapi sayang nama Akira masih belum diperhitungkan untuk menjadi salah satu reporter yang handal di discovery channel. Sampai dirumah Akira menemukan sebuah buku yang terjatuh setelah dia melepaskan jaket Shamar. Dan ternyata itu adalah buku harian Shamar Anand yang berisikan semua kisah perjalanan cinta Shamar dan Meera. Akira membaca semua tulisan yang ditulis oleh Shamar. Mulai saat itu Akira sangat mengagumi kisah Shamar dan Meera. Akira tidak menyangka ada kisah cinta yang seperti itu.

Akira sangat mengagumi sosok Shamar Anand yang rela mencintai Meera selama itu. Akira ingin menjadi sosok Meera yang sangat dicintai oleh Shamar, tapi Akira gagal. Shamar tetap mencintai Meera. Pertemanan Akira dan Shamar pun terjadi saat Akira meliput kegiatan Shamar, dengan adanya liputan tersebut Akira dan Shamar dekat tapi hanya sebagai sahabat. Akira berkali-kali mengucapkan cinta pada Shamar tapi Shamar tidak menganggap Akira. Akira tetap berusaha tapi Akira tidak pernah berhasil membuat Shamar mencintainya. Pada suatu ketika saat Akira memberikan hasil liputannya kepada atasannya, Liputan itu disetujui oleh atasan Akira tapi atasan Akira mempunyai satu syarat yang harus dipenuhi oleh Akira. Syaratnya adalah membawa Shamar ke London sebagai bukti kebenaran liputan Akira. Akira memohon kepada Shamar untuk menyusulnya ke London, tapi Shamar tidak mengiyakan keinginan Akira. Salah satu alasan yang membuat Shamar tidak ingin pergi ke London adalah Meera, Semua tentang Meera ada di London dan semua kenangan indah bersama Meera juga ada di London.  Meera pun berada di London, Shamar tidak ingin menyakiti Meera dengan adanya Shamar di London.

Melihat kegigihan Akira untuk mendapatkan posisi yang terbaik di kantornya, Shamar akhirnya pergi ke London. Beberapa menit setelah kedatangan Shamar ke London, Shamar tertabrak dan kejadian 10 tahun yang lalu terjadi kembali. Kecelakaan yang pernah terjadi pada Shamar 10 tahun lalu terjadi kembali. Shamar segera dilarikan ke rumah sakit, karena lukanya yang parah. Setelah sampai di rumah sakit, Shamar memanggil nama Meera. Akira yang menungguinya di rumah Sakitpun dilupakan oleh Shamar. Saat Shamar diperiksa oleh dokter, ternyata Shamar mengalami amnesia. Amnesia yang membuat ingatan Shamar terganggu. Shamar hanya mengingat kecelakaan yang terjadi 10 tahun lalu. Sedangkan 10 tahun yang dia jalaani saat itu tidak diingatnya. Akira pun shock dan mencari jalan keluar agar Shamar bisa kembali normal. Dokter menyarankan untuk menemukan semua orang yang berhubungan dengan Shamar pada 10 tahun yang lalu. Orang yang dicari Akira pertama kali adalah Meera. Akira mencari Meera sampai akhirnya menemukan Meera dan Akira menceritakan semua yang terjadi pada Shamar saat ini. Meera pun mau membantu Akira untuk mengembalikan ingatan Shamar yang mengalami kemunduran 10 tahun. Meera berpura-pura di hadapan Shamar. Shamar pun bertanya tentang kehidupan mereka selama ini. Apakah mereka sudah menikah dan mempunyai anak. Semua cerita tentang Shamar dan Meera terjadi. Meera mengatakan pada Shamar bahwa mereka telah menikah dan belum memiliki anak. Keadaan Shamar berangsur-angsur membaik tapi tetap ingatan Shamar belum kembali sepenuhnya. Sampai pada suatu ketika, saat Shamar berjalan pulang di sebuah stasiun dia mendengar polisi menyerukan kalau ada bom. Disanalah ingatan Shamar mulai mengalami kemajuan, Shamar ingat dengan kejadian semua tentang bom. Siapakah dirinya sebenarnya, dan pekerjaan apa yang dia lakukan. Serta bagaimana cerita cintanya tentang Shamar dan Meera. Shamar menghampiri petugas kepolisian itu dan mencoba mematikan bomnya. Bom mati, dan petugas bertanya siapah dia, dan Shamar pun menjawab bahwa dia Shamar Anand petugas penjinak bom dari India.

Ingatan Shamar kembali dan dia pun berpura-pura pada Meera, Shamar ingin mengetahui apakah Meera akan berkata jujur padanya atau tidak. Shamar mengatakan yang sebenarnya pada Meera bahwa dia telah mengingat semua kejadian yang dia alami, semua ingatannya kembali. Meera hanya terdiam dan tidak berbuat apa-apa saat Shamar mengatakannya. Meera lalu pergi menemui Akira dan mengatakan mengundurkan diri untuk terus berpura-pura pada Shamar. Akira pun bertanya kenapa, dan disitulah Akira mengetahui bahwa Meera juga masih memegang teguh cinta nya kepada Shamar. Selama ini Meera tidak menikah dengan pria pilihan ayahnya, Meera hanya ikut merayakan ulang tahun anak dari pria itu saat Akira menemuinya. Akira pun kaget dan menyadari bahwa Shamar hanya milik Meera bukan miliknya. Akira pun mengetahui bahwa Shamar sudah tidak amnesia lagi, Shamar sudah mengingat semuanya. Pertemuan terakhir mereka saat kepulangan Shamar ke India, Akira mengantarnya sampai ke bandara. Dan disitulah Akira dan Shamar berpisah. Akira tetap meneruskan perjuangannya untuk mendapatkan tempat terbaik di pekerjaannya. Akira tetap memberitahukan kepada masyarakat bahwa ada sosok manusia seperti Shamar. Akira menceritakan semua tentang Shamar di dalam suatu pertemuan penting. Disaat Akira menceritakan semuanya, di India Shamar sedang berhadapan dengan bom nya yang ke seratus sekian. Shamar sang penjinak bom, bisa menghentikan bom itu sehingga bom tidak meledak. Diseberang portal ternyata Meera sengaja pulang ke India untuk bertemu dengan Shamar dan tidak akan meninggalkan Shamar lagi dnegan alasan apapun. Shamar yang melihat kedatangan Meera terlihat sangat gembira karena pujaan hatinya yang telah dia cintai selama bertahun-tahun akhirnya kembali kepelukannya. Tapi pertemuan Meera dan Shamar terganggu karena ternyata ada bom lain yang aktif dan letaknya bersampingan dengan bom yang ada sudah Shamar jinakkan. Shamar bilang kepada Meera untuk menunggunya sebentar, dan Meera pun tetap menunggu Shamar di ujung portal. Shamar berusaha menjinakkan bom yang tersisa, dengan cekatannya Shamar menjinakkan bom tersebut dan bom itu akhirnya terhenti sehingga tidak sampai meledak. Setelah Shamar melaksanakan tugasnya Shamar dan Meera pun saling bertemu dan berhadapan, Shamar mengambil kawat yang dirankainya menjadi sebuah cincin yang akan disematkan di jari Meera saat Shamar melamarnya ditempat itu. Saat Shamar melamar, Meera pun dnegan senang hati menerimanya. Disematkanlah cincin dari kawat itu di jari Meera. Mereka pun akhirnya bisa berbahagia selamanya.

Banyak banget isi yang ingin disampaikan penulis maupun sutradara. Di antaranya adalah saat kita mencintai seseorang, jangan biarkan sesorang itu pergi dan tetaplah setia pada orang tersebut. Jangan pernah membohongi hatimu sendiri, bila kalian mencintainya raih tangannya dan katakan kalau kalian mencintai dan menyayanginya. Jangan sampai menyesal dengan semua yang terjadi. Cerita cinta yang sangat indah antara Shamar dan Meera. Di antara kalian sudah ada yang menonton film ini, share di comment box dong kalo ada cerita yang menarik tentang film ini yang belum saya sampaikan. Semoga review ini bisa bermanfaat bagi kalian semua. Terima Kasih

4 thoughts on “Jab Tak Hain Jaan

  1. Luarrr Biasa …kisah cinta yang mengharukan , unik , tidak membosankan ,dan bukan plagiat … Saya bukan penikmat film India , dan hampir tak pernah menonton film India , tapi ktika sekilas saya melihat film ini …saya langsung tertarik menontonnya sampai selesai … Satu kata untuk film ini Menyentuh ! You must watching this movie

  2. Aku suka banget cerita ini,,tpi setiap menonton hanya sampai akira mengantar shamar ke bandara,,tanks yahh akhir’y aku tau akhir film ini….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s