See You Baby


Dari awal pertemuan kita kembali tidak pernah kuduga. Berawal dari obrolan biasa yang dulu tak pernah kita lakukan. Saat dekat denganmu kurasakan nyaman, dan mungkin kau juga merasakan hal yang sama seperti yang kurasakan. Sampai kamu memberikan nama buatku, untuk lebih akrab gitu. Kamu sering menanyakan keadaanku, kesehatanku dan apa yang sedang kulakukan. Dan aku pun juga begitu. Sampai suatu saat kamu sibuk dengan TA mu dan jarang menghubungiku, tapi aku tetap memberikan smangat buat kamu.

Sering banget galau waktu kamu nggak menghubungiku dan nggak ngasih kabar sama sekali padaku. Mungkin kamu sudah mulai menghilang dan melupakanku. Sms yang ku kirimkan tak pernah kau balas dan sialnya aku galau tanpamu. Kucoba untuk melupakanmu, kuberusaha untuk tak ketergantungan padamu, kuberusaha sekuat tenaga untuk nggak galau sama kamu.

Saat aku mulai mencoba melupakanmu dan disaat aku mencoba untuk menghilangkan bayangmu tiba-tiba kamu muncul. Kemunculanmu kembali setelah sekian lama kamu menghilang dari hadapanku. Kemunculan yang tiba-tiba dan membuat usahaku untuk melupakanmu musnah sudah. Kubiarkan kamu masuk lagi menghiasi hari-hariku. Kenyaman itu datang kembali walaupun nggak sesering dulu intensitas ngobrol kita tapi aku cukup senang. Sampai satu ketika kamu diterima kerja di luar kota dan harus melalui training selama beberapa bulan. Untuk masalah penempatanmu saja kamu nggak ngasih tau aku, malah aku yang nanya kamu. Memang aku siapa buat kamu kataku dalam hati. Aku hanya seorang teman biasa saja yang mungkin tak pernah kamu anggap.

Mungkin aku saja yang terlalu berlebihan mengartikan perhatianmu padaku. Iah memang aku yang salah, hatiku salah sudah mulai mencintaimu tapi aku masih mencintaimu dalam diam. Dalam diam aku berusaha memahami dan berusaha untuk mencoba tak meneruskan rasa yang semakin hari semakin tumbuh dengan sendirinya. Aku sadar aku siapa, aku bukan seperti yang kamu inginkan, mungkin kamu juga ilfil sama aku. Waktu tidak bisa diulang lagi. Maaf kalau aku sudah salah, maaf kalo aku dalam diam mencintaimu, maaf membuatmu lelah, maafkan semua kesalahanku yang sengaja dan tak sengaja kulakukan. Kamu pulang ke Surabaya pun nggak ngabarin aku, sampai kamu mau balik aja kamu nggak ngabari kalo kamu di Surabaya. Mungkin kamu sibuk dengan keluargamu dan teman-temanmu. Memang aku siapa berharap kamu ngabarin aku padahal kmu bilang kalau pulang ke Surabaya kamu mau ketemu aku tapi semuanya palsu.

Yah sudahlah kutak bisa berkata apa-apa semuanya sudah terlambat. Kamu akan meninggalkan Surabaya untuk brangkat ke Jakarta dan langsung ke penempatanmu Papua Nugini. Aku tak menghubungimu saat kamu di Surabaya sengaja aku lakukan karena kupikir kamu akan menghubungiku saat semua urusanmu sudah selesai dengan teman dan keluargamu tapi sampai saat ini pun kamu tak menghubungiku walaupun hanya sekedar mengucapkan hai aku udah disurabaya lho tapi ya sudahlah. Aku sudah lelah dengan smua ini.

Yang bisa kukatakan hanya see you baby, selamat tinggal sayang. Walaupun kamu nggak menghubungiku saat kamu pulang ke Surabaya nggak masalah kuq. Aku mengerti banyak banget yang harus kamu urus dan banyak banget yang kamu lakukan. Terima kasih sudah memberikan keindahan di hari-hariku, terima kasih sudah memberikan banyak nasihat dan perhatian padaku. Thank you for everthing. Maafkan semua kesalahanku padamu. Ku berdoa semoga semuanya lancar dan semoga kamu selamat sampai tujuan, kamu baik-baik disana dan slalu ingat ALLAH Subhanahu Wata’ala selalu bersamamu. Sampai jumpa lagi di lain kesempatan. Hope you get the best and take care…

Posted from WordPress for BlackBerry.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s