Operasi


Holaaa smuanya, maap iah baru bisa ngepost skarang. Kali ini saya mau ngepost tentang operasi kecil yang saya lakukan hari kamis, 11 Oktober 2012 kemarin. Sebelum melakukan tindakan operasi, tahun lalu saya memeriksakan benjolan yang ada dikepala, ternyata dokter spesialis bedah mengatakan pada saya untuk segera melakukan pengangkatan. Dokter pun menawarkan pada hari itu juga untuk melakukan tindakan operasi kecil, dan saya pun menolaknya karena pada saat itu saya tidak membawa uang untuk biaya operasinya. Saya pun pulang dan membicarakan pada kedua orangtua saya. Mereka bilang akan secepatnya melakukan operasi, tapi masih menunggu uangnya terkumpul.

Saat menjenguk bude saya di rumah sakit, bunda saya melihat seorang pasien dengan benjolan besar dikepala, lalu bunda saya segera memberitahukan ke saya dan memutuskan untuk operasi benjolan padatanggal 11 Oktober kemarin hari kamis. Kaget dan benar-benar takut saat bunda saya membicarakannya pada saya. Saya sangat takut operasi, berasa horor banget deh masuk ruang operasi dan saya nggak bisa membayangkan hal itu akan segera terjadi. Tapi kedua orangtua saya selalu meyakinkan saya untuk tetap tenang dan semuanya akan baik-baik saja, operasinya akan berhasil. Hari semakin cepat dan semakin lama semakin dekat dengan tanggal operasinya. Berasa dag dig dug terus tapi saya tetap mencoba untuk tenang dan selalu berdoa pada ALLAH Subhanahu Wata’ala agar operasi yang dilakukan bisa berjalan lancar.

Kamis pagi pada tanggal 11 Oktober 2012 saya berangkat kerumah sakit ditemani kedua orangtua saya. Sekitar jam 9 kami sampai di RS Adi Husada Undaan Wetan. Langsung daftar di poli bedah dan menunggu dipanggil. Tak lama nama saya dipanggil oleh suster dan diperiksalah saya diruangan dokter, dokter pun langsung menanyakan operasi sekarang? saya jawab iah. Suster langsung menghubungi   bagian kamar operasi yang letaknya dilantai 4. Berhubung kamar operasinya penuh dan dapatnya jam 12 siang suster dan dokter menanyakan pada saya apakah mau dioperasi hari itu juga atau mau kembali lagi jumat pagi. Bunda saya langsung menjawab langsung hari ini saja bu dokter, dan jadwal operasi saya jam 12.oo wib. Setelah diberi penjelasan oleh bu dokter tentang resiko yang akan ditimbulkan dengan adanya operasi benjolan di kepala, saya disuruh mengisi dokumen-dokumen persetujuan untuk operasi. Resiko nya lumayan banyak juga lho ternyata antara lain bisa terjadi pendarahan, dan leher bisa menjadi biru-biru akibat pembekuan darah. Makin nambah takut aja sih sebenernya tapi bismillahirohmanirohim aja deh. Selesai mengurusi dokumen saya segera menuju ke kamar operasi.

Kamar operasi letaknya di lantai 4, sempet bingung dengan tempatnya karena banyak ruangan juga. Saat menuju ke lantai 4 kami bertiga memutuskan untuk naik lift karena disamping jauh, ayahku takut banget buat naik lift karena pernah terkunci di lift selama 10menit. Masuk lift sebentar langsung mencet angka 4 dan ternyata setelah dipencet 2 kali angkanya tidak berfungsi akhirnya kami bertiga keluar cepet-cepet. Akhirnya kami memutuskan untuk naik tangga, lumayan juga sih naiknya, lumayan capek hehe. Sampai diruang operasi sekitar pukul 10.00 kami menunggu sambil berdoa semoga smua baik-baik saja. Saya pun mulai panik dan dag dig dug yang berlebihan. Tapi kedua orangtua saya selalu meyakinkan saya bahwa semuanya akan baik-baik saja dan lancar.

Jam setengah 12 nama saya dipanggil, dan masuk kamar operasi. Siap ga siap kudu siap dan berani ga berani kudu berani. Jadi kupasrahkan semuanya pada ALLAH Subhanahu Wata’ala dan kuyakin semuanya akan baik-baik saja dan operasinya berjalan lancar. Baju operasi dipakai dan langsung menuju kamar operasi. Berhubung letaknya di bagian belakang telinga jadi rambut saya disekitar benjolan dicukur biar dokter bisa lebih mudah melakukan pengangkatan benjolan. Kaki saya pun dipasangi alat yang berfungsi untuk membekukan darah bila pada saat pengangkatan terjadi pendarahan hebat. Setelah suster mempersiapkan segalanya dokternya pun datang. Dan operasi akan segera dimulai, saya juga nggak tau operasinya dimulai sebelum jam 12 ato pas jam 12 siang karena jamnya berada dibelakang saya.

Lampu operasi dipasang dan operasi dimulai, pertama dokter mengambil spidol untuk menggambar di atas benjolan saya, menggambar sampai mana dia memotong agar benjolan bisa diambil. Dokter pun bilang, saya akan menyuntikkan suntik bius iah, saat penyuntikan bius saya pun menangis karena sakitnya yang luar biasa. Menyuntikkan obat biusnya tepat disamping benjolan jadi benar-benar terasa sakitnya. Dokter pun tahu saya menangis saat disuntik bius, dokter pun berbicara pada saya, ” jangan nangis, kalo kamu nangis saya tidak bisa kerja” dan dia menanyakan keberanian saya untuk melakukan operasinya, saya jawab saya berani. Dan operasinya pun dilakukan sekitar 4 kali suntik biusnya, pas sudah dibius kulit terasa tebal sekali dan hampir tidak merasakan apa-apa. Berhubung saya mempunyai telinga walaupun telinganya ditutup biar nggak kemasukan darah atau betadin saya mendengar bunyi kres, kres, kres seperti menggunting sesuatu, nggak ngerasain sakit sih pas bunyi kres,kres. Yang kerasa sakitnya saat terasa panas dan terasa tertarik itu ngerasa sakit. Sepanjang operasi saya hanya memejamkan mata tidak berani melihat sekitar padahal nggak keliatan juga operasinya. Merasakan panas beberapa kali dan mendengar bunyi kres kres kres itu luar biasa lho. Pada saat dijahit juga kerasa saat benang masuk ke kulit skit juga iah ternyata dijahit haha. Jam 12.30 saya keluar dari ruang operasi dan alhamdulillah selama operasi saya tidak mengalami pendarahan. Sambil menunggu ayah dan bunda menyelesaikan proses pembayaran dan memberikan benjolannya ke laboratorium saya menunggu di dalam ruangan operasi. Dan pada saat selesai melakukan operasi baru kerasa sakitnya lho, cenut-cenut gitu rasanya. Kata Bu Dokternya benjolan saya itu  masuk ke dalam jenis lipoma, lipoma adalah sejenis tumor jinak. Tapi untuk hasil laboratoriumnya sih masih tanggal 16 Oktober besok.

Setelah semuanya selesai kami semua pulang. Sesampainya dirumah saya mencoba memegang rambut saya ternyata banyak rambut yang kaku-kaku akibat terkena betadine. Dan selama 2 minggu saya tidak diperbolehkan untuk membersihkan rambut alias keramas. Dibetah-betahin aja deh. Alhamdulillahnya setelah operasi nggak ada pendarahan pada bekas jahitan. Walaupun masih kadang sakit-sakit pas jahitan tapi saya bersyukur operasinya berjalan lancar. Kemarin sabtu check up jahitan ke rumah sakit lagi dan alhamdulillah jahitannya bagus. Tanggal 23 Oktober 2012 besok masih harus check up lagi mungkin sekalian sama lepas jahitan. Semoga semua berjalan lancar dan baik-baik saja amien.

Dalam kejadian operasi ini saya bisa mengambil pelajaran bahwa suatu penyakit itu tidak boleh dibiarkan karena kita nggak tahu apakah penyakit itu berbahaya atau tidak. Jadi sedini mungkin periksakan kesehatanmu, lebih baik tahu sekarang daripada tahu waktu penyakit sudah parah. Rasa takut akan operasi itu wajar tapi pasrahkanlah semuanya pada ALLAH Subhanahu Wata’ala karena hanya ALLAH lah yang bisa mengangkat semua penyakit kita. Selalu berdoa dan berprasangka baik sama ALLAH. Dan semuanya akan baik-baik saja dan semuanya akan lancar. Mungkin cukup sampai sini aja iah ceritanya udah panjang banget soalnya ceritanya. Terima kasih sudah mau membaca kisahku. Kalo ada yang mau ditanyakan mengenai operasi saya silahkan sampaikan di comment box. Terima kasih

2 thoughts on “Operasi

    • Lipomanya cukup besar, sebesar buah kelengkeng, sekitar Rp. 2.500.000 itu hanya operasi saja. Untuk kontrol dan obat jalannya sekitar Rp. 200.000. Tapi di setiap rumah sakit akan berbeda biayanya. Waktu saya operasi dulu di RS Adi Husada Undaan. Mbak Dhea jg pernah operasi lipoma?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s