Aku Hanya Ingin Menjengukmu Mom


Kejadian ini baru saja terjadi pada hari sabtu kemarin. Sedikit share cerita tentang kejadian yang menyedihkan. Ada seorang anak perempuan yang ingin sekali menjenguk Ibunya yang tengah sakit di sebuah rumah sakit terkenal. Sebut saja namanya Aini, Aini adalah putri bungsu dari 3 bersaudara. Dari dulu Aini selalu menjadi anak yang tersingkirkan, dia selalu saja dimarahi oleh kedua orangtuanya dan saudaranya. Entah perbuatan apa yang dia lakukan sampai hampir setiap kali dia dimarahi. Saya sangat kasian dengan Aini. Memang Aini anaknya sedikit bandel kalo menurut saya tapi dia bandel karena dia dimusuhin mulu sama sodaranya. Sampai suatu saat Ibunya Aini sakit, Aini selalu khawatir dengan keadaan Ibunya. Aini takut kehilangan Ibunya yang sering membelanya saat pertengkaran dengan sodaranya dimulai. Sampai suatu ketika Ibu Aini masuk rumah sakit, Ibu Aini divonis dokter terkena gagal ginjal.

Aini tidak begitu paham dengan penyakit ibunya, yang Aini tau adalah Ibunya akan segera sembuh dan akan segera pulang kerumah. Sabtu kemarin Aini menjenguk ibunya di rumah sakit. Kebetulan Aini ditemani adik saya dan kedua orangtua saya saat menjenguk Ibunya, saya sengaja tidak ikut karena saya tidak enak badan. Sesampainya disana orangtuaku, Aini dan adikku tidak bisa masuk dikarenakan Ibunya masih diperiksa oleh Dokter. Saat sudah selesai pemeriksaannya,  Aini, adikku dan kedua orangtuaku menjenguk Ibunya Aini. Dan disitulah Aini mendengar kata-kata Ibunya yang sangat menyakitkan hati Aini, Ibunya berkata

” Ngapain kamu kesini? kamu tidak membantu apa-apa, Pulang sana nggak usah kesini lagi! “

 Seperti tersambar petir, Aini kaget dan tidak habis pikir mengapa Ibunya sampai hati mengucapkan kalimat yang begitu kasar padanya. Seketika itu pula Aini pergi keluar ruangan tempat Ibunya dirawat dan menangis tersedu-sedu. Dan Aini pun berkata kepada adikku

” Aku hanya ingin menjenguk ibuku, aku hanya ingin tau keadaanmu Ibu, aku rindu padamu dan aku kuatir padamu, tapi mengapa kau mengatakan kalimat yang sangat menusuk hatiku? “

Setelah kejadian itu Aini, adikku dan orangtuaku segera pulang. Orangtuaku dan adikku mencoba untuk menghibur Aini dan mengajaknya bercanda dan menasehatinya agar Aini lebih lapang dada lagi dan tidak menghiraukan perkataan Ibunya tadi. Orangtuaku juga menasehati Aini untuk selalu mendoakan Ibunya agar segera sembuh dan diampuni semua dosanya yang disengaja maupun tidak. Tapi di dalam hati Aini sepertinya ada luka yang blom bisa terobati, tapi Aini mencoba ikhlas dan menerima semua perkataan Ibunya. Saya yang mendengar cerita dari adik saya pun merasa sedih kenapa seorang Ibu sampai berbicara seperti itu kepada anaknya sendiri. Di tempat parkir pun Aini lagi-lagi menangis dan kepikiran tentang perkataan ibunya. Adik saya mencoba untuk menenangkannya. Sesampainya Aini di rumah saya, saya melihat Aini dengan mata yang sangat sembab dan bengkak mungkin karena dia menangis tadi sampai membuat matanya sembab dan bengkak. Kebetulan hubungan Aini dan keluarga saya sangat dekat jadi dia sering main kerumah saya.

Semoga Aini selalu mendapatkan kesabaran yang tiada batasnya dari ALLAH Subhanahu Wata’ala. Semoga Ibu Aini juga bisa segera sembuh dan bisa segera kembali bersama Aini. Sebagai seorang teman saya selalu mendoakan yang terbaik untuk Aini. Semoga kisah Aini tidak terjadi pada anak-anak lainnya. Amien

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s